Indonesia Terbaik di 75th Venice International Film Festival


Medan, Film Medan - Kabar membanggakan datang dari ajang 75th Venice International Film Festival yang diselenggarakan sejak tanggal 29 Agustus hingga tanggal 08 September 2018. Film pendek terbaru Miles Films yang berjudul Kado, hasil karya sutradara asal Makassar, Aditya Ahmad dan produser Mira Lesmana & Riri Riza, baru saja memenangkan penghargaan Orizzonti untuk kategori Film Pendek Terbaik pada ajang festival film bergengsi ini.

Film Kado (The Gift) ini berhasil menjadi yang terbaik di antara film-film lainnya pada kategori Short Film Competition yang juga diikuti oleh sineas dari Iran, Belanda, Italia, Filipina, Yunani, Argentina, Switzerland, Kazakhstan, China, dan Serbia. 

Film yang diproduseri Mira Lesmana dan Riri Riza ini berdurasi 15 menit, bercerita tentang Isfi, yang ingin merayakan hari ulang tahun Nita. Untuk menyiapkan kado istimewa di kamar Nita, Isfi harus mengenakan rok panjang dan hijab.

Aditya Ahmad (29) sudah beberapa kali memenangi penghargaan internasional. Sepatu Baru (2014) membawanya meraih Special Mention kategori Generation Kplus di Festival Film Internasional Berlin 2014 dan Sutradara Film Pendek Asia Tenggara Terbaik di Festival Film Internasional Singapura 2014.

Selain "The Gift", film Indonesia lainnya yang ikut dalam festival ini adalah Kucumbu Tubuh Indahku (Memories of My Body) hasil garapan Garin Nugroho. Namun film garapan Phuttiphong Aroonpheng dari Thailand yang berjudul Kraben Rahu yang berhasil memenangkan Orizzonti Prizes sebagai best feature film pada kompetisi ini. Orrizonti ditujukan untuk film-film internasional yang merepresentasikan tren estetika dan ekspresif teranyar dalam dunia perfilman.

Hasil ini tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi perfilman Indonesia yang semakin bergerak ke arah yang lebih baik, membentuk ekosistem perfilman yang semakin berkualitas.

Sutradara film asal Meksiko, Guillermo del Toro terpilih sebagai Presiden Juri. "First Man" yang disutradarai oleh Damien Chazelle dipilih untuk membuka festival. Guillermo del Toro terpilih sebagai Presiden Juri untuk bagian kompetisi utama, dengan Michele Riondino sebagai host festival ini.

Poster festival untuk tahun ini dibuat oleh seniman Italia Lorenzo Mattotti, yang merancangnya dengan cara "yang menarik mata, yang menarik pikiran, tetapi tanpa mengungkapkan terlalu banyak." 

Roma meraih The Golden Lion


The Golden Lion dianugerahkan kepada film asal Meksiko berjudul "Roma", disutradarai oleh Alfonso Cuarón. Sebelumnya pada tahun 2013, film Gravity garapan Cuarón juga berhasil membawa pulang Singa Emas ini, penghargaan tertinggi dalam festival tahunan yang bergengsi ini. Tidak sebuah kebetulan, kali ini Cuarón menerima penghargaan ini dari tangan del Toro, sahabatnya. Bersama Alejandro G. Iñárritu sang produser film peraih Oscar, "Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)", ketiga sineas berdarah Latin ini sering dikenal sebagai Three Amigos (tiga sekawan).

Tahun lalu del Toro memboyong Golden Lion untuk film The Shape of Water, kemudian memenangi Film Terbaik Oscar 2018. Pada 2014, Inarritu menayangkan Birdman secara perdana di Venesia, yang juga menjadi film nomor satu Oscar. Apakah ini pertanda Roma juga bakal bernasib sama?

Roma adalah kisah humanisme yang terinspirasi dari masa kecil Cuaron. Berlatar Meksiko pada 1970-an, film berformat hitam putih ini mengisahkan Cleo (Yalitza Aparicio), asisten rumah tangga yang bekerja untuk sebuah keluarga kelas menengah di wilayah Roma, kota Meksiko.

The Favourite Membawa Pulang Dua Penghargaan


Di ajang ini pula, "The Favourite" membuktikan bahwa film ini tidak bisa dianggap remeh dengan mendapatkan dua penghargaan. Yang pertama adalah Grand Jury Prize-film pilihan para juri. Kedua, Olivia Colman memenangi Piala Volpi, penghargaan untuk aktris terbaik dalam Festival Film Venesia.

Dalam film besutan sutradara Yorgos Lanthimos ini, Colman menjadi Ratu Anne, perempuan rapuh yang baru saja meraih tahta Kerajaan Inggris abad ke-18. Temannya, Lady Sarah (Rachel Weisz) dan seorang pelayan baru bernama Abigail (Stone) jadi sibuk mencari muka. Keadaan diperparah dengan adanya perang melawan Prancis.

Sarah Caroline Olivia Colman lahir di Norwich, Inggris pada 30 Januari 1974. Ia pernah memenangi piala Golden Globe sebagai Aktris Pendukung Terbaik lewat serial The Night Manager (2016). Film komersial yang pernah ia bintangi antara lain Hot Fuzz (2007), The Iron Lady (2011), dan Murder on the Orient Express (2017).

Aktor Terbaik di Ajang 75th Venice International Film Festival

Jika Olivia Colman jadi aktris terbaik, maka aktor nomor satu dalam Festival Film Venesia ke-75 adalah Willem Dafoe atas perannya dalam film At Eternity’s Gate.

Dalam film garapan sutradara Julien Schnabel ini, Dafoe memerankan Vincent van Gogh. Biografi seniman asal Belanda ini mengangkat betapa van Gogh mampu menciptakan karya seni yang luar biasa, meskipun orangnya bersifat skeptis, suka mengejek, dan sakit-sakitan.

Seumur hidupnya, Dafoe sudah tiga kali jadi nomine Aktor Pendukung Terbaik Oscar lewat Platoon (1987), Shadow of the Vampire (2000), dan The Florida Project (2017). Mungkin, lewat At Eternity’s Gate ia bakal berkesempatan jadi Aktor Terbaik.

Berikut ini adalah daftar lengkap awards yang berhasil diraih pada ajang 75th Venice International Film Festival ini:

Official selection

The following official awards were presented at the 75th edition:

In Competition
  • Golden Lion: Roma by Alfonso Cuarón
  • Grand Jury Prize: The Favourite by Yorgos Lanthimos
  • Silver Lion: The Sisters Brothers by Jacques Audiard
  • Volpi Cup for Best Actress: Olivia Colman for The Favourite
  • Volpi Cup for Best Actor: Willem Dafoe for At Eternity's Gate
  • Best Screenplay Award: The Ballad of Buster Scruggs by Joel and Ethan Coen
  • Special Jury Prize: The Nightingale by Jennifer Kent
  • Marcello Mastroianni Award: Baykali Ganambarr for The Nightingale


Horizons (Orizzonti)
  • Best Film: Manta Ray by Phuttiphong Aroonpheng
  • Best Director: The River by Emir Baigazin
  • Special Jury Prize: The Announcement by Mahmut Fazil Coşkun
  • Best Actress: Natalia Kudryashova for The Man Who Surprised Everyone
  • Best Actor: Kais Nashef for Tel Aviv On Fire
  • Best Screenplay: Jinpa by Pema Tseden
  • Horizons Prize for Best Short: A Gift by Aditya Ahmad

Lion of the Future


Luigi De Laurentiis Award for a Debut Film: The Day I Lost My Shadow by Soudade Kaadan

Venezia Classici Awards
  • Best Documentary on Cinema: The Great Buster: A Celebration by Peter Bogdanovich
  • Best Restored Film: The Night of the Shooting Stars by Paolo Taviani and Vittorio Taviani

Special Awards

  • Golden Lion For Lifetime Achievement: David Cronenberg and Vanessa Redgrave

Autonomous sections

The following collateral awards were conferred to films of the autonomous sections:

Venice International Critics' Week
  • Sun Film Group Audience Award: Still Recording by Saeed Al Batal and Ghiath Ayoub
  • Verona Film Club Award: Blonde Animals by Maxime Matray and Alexia Walther
  • Mario Serandrei – Hotel Saturnia Award for the Best Technical Contribution: Still Recording by Saeed Al Batal and Ghiath Ayoub


Venice Days
  • SIAE Award: Mario Martone for his artistic career and for his last picture, Capri-Revolution[15]
  • GdA Director's Award: Real Love by Claire Burger[16]
  • BNL People's Choice Award: Ricordi? by Valerio Mieli[17]
  • Europa Cinemas Label Award: Joy by Sudabeh Mortezai[18]
  • Hearst Film Award: Joy by Sudabeh Mortezai[19]


Other collateral awards

The following collateral awards were conferred to films of the official selection:

  • Arca CinemaGiovani Award
  • Best Italian Film: Capri-Revolution by Mario Martone
  • Venezia 75 Best Film: Never Look Away by Florian Henckel von Donnersmarck
  • Brian Award: On My Skin by Alessio Cremonini (Horizons)
  • Enrico Fulchignoni – CICT-UNESCO Award: El Pepe: Una Vida Suprema by Emir Kusturica (Out of competition)
  • FEDIC (Federazione Italiana dei Cineclub) Award: On My Skin by Alessio Cremonini
  • Special mention: Ricordi? by Valerio Mieli (Venice Days)
  • Mention FEDIC Il Giornale del Cibo: I villani by Daniele De Michele (Venice Days)
  • FIPRESCI Awards:
  • Best Film (main competition): Sunset by László Nemes
  • Best Film (other sections): Still Recording by Saeed Al Batal and Ghiath Ayoub (International Critics' Week)
  • Gillo Pontecorvo Award (Best co-production for a debut film): The Road Not Taken by Tang Gaopeng
  • Green Drop Award: At Eternity's Gate by Julian Schnabel
  • Lanterna Magica Award (CGS): Amanda by Mikhael Hers (Horizons)
  • Leoncino d'Oro Agiscuola per il Cinema Award: Never Look Away by Florian Henckel von Donnersmarck
  • Cinema for UNICEF Award: What You Gonna Do When the World's on Fire? by Roberto Minervini
  • Queer Lion: Josè by Li Cheng (Venice Days)
  • SIGNIS Award: Roma by Alfonso Cuarón
  • Special mention: 22 July by Paul Greengrass
  • C. Smithers Foundation Award – CICT-UNESCO: A Star Is Born by Bradley Cooper
  • Special mention: The Mountain by Rick Alverson
  • Robert Bresson Award: Liliana Cavani
  • Franca Sozzani Award: Salma Hayek
  • Campari Passion for the Cinema Award: Bob Murawski for The Other Side of the Wind
  • Pietro Bianchi Award: Carlo Verdone
  • Fondazione Mimmo Rotella Award: Julian Schnabel and Willem Dafoe for At Eternity's Gate [MG]


Post a Comment

Previous Post Next Post